Pengaruh Kerapatan Tajuk Hutan terhadap Pertumbuhan Spesies Invasif Merremia Peltata di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung

  • Kurniawati

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerapatan tajuk hutan terhadap pertumbuhan M.peltata. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2014 selama 20 hari di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, pada tiga lokasi hutan yang masuk ke dalam kawasan Resort Tampang Kecamatan Pematang Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Ketiga lokasi tersebut yaitu Hutan Cahaya Tinggi, Hutan Cahaya Sedang, dan Hutan Cahaya Rendah. Parameter dari penelitian ini yaitu menghitung biomassa M.peltata dan mengukur tingkat kerapatan tajuk pada setiap lokasi penelitian dengan membuat profil arsitektur. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kerapatan tajuk hutan berpengaruh terhadap pertumbuhan M. peltata. Hutan cahaya tinggi dengan luas tutupan tajuk 10.95% memiliki berat biomassa 23 kali lebih besar (476 g) dari berat biomassa di hutan cahaya rendah (20.3 g) dengan luas tutupan tajuk 75.22%, dan 7 kali lebih besar dari berat biomassa di hutan cahaya sedang (74 g) dengan tutupan tajuk 50.23%.
Kata kunci: Kerapatan tajuk, M. peltata, pertumbuhan, spesies invasif

Published
2020-03-12